Selasa, 07 April 2015

[032] As Sajdah Ayat 003

««•»»
Surah As Sajdah 3

أَمْ يَقُولُونَ افْتَرَاهُ بَلْ هُوَ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَا أَتَاهُمْ مِنْ نَذِيرٍ مِنْ قَبْلِكَ لَعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ
««•»»
am yaquuluuna iftaraahu bal huwa alhaqqu min rabbika litundzira qawman maa ataahum min nadziirin min qablika la'allahum yahtaduuna
««•»»
Tetapi mengapa mereka (orang kafir) mengatakan: "Dia Muhammad mengada-adakannya." Sebenarnya Al-Quraan itu adalah kebenaran dari Rabbmu, agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang belum datang kepada mereka orang yang memberi peringatan sebelum kamu; mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk.
««•»»
Do they say, ‘He has fabricated it’? Rather it is the truth from your Lord, that you may warn a people to whom there did not come any warner before you, so that they may be guided [to the right path].
««•»»

Ayat ini menerangkan bahwa sikap orang-orang musyrik seperti yang diterangkan ayat di atas adalah sikap yang tidak layak. Tidak pantas mereka menuduh Muhammad telah melakukan kedustaan dengan mengatakan bahwa ia telah membuat-buat Alquran, pada hal mereka telah mengetahui benar keadaan Muhammad, sejak ia masih kecil sampai ia dewasa dan diangkat menjadi Rasul. Rahkan mereka memberi gelar dengan "Al-Amin" (orang kepercayaan) karena mereka sangat percaya kepada Muhammad. Tetapi tiba-tiba mereka menuduhnya sebagai pendusta.

Karena itu Allah SWT menegaskan bahwa segala yang disampaikan Muhammad itu adalah benar. Alquran benar-benar berasal dari Allah dan diturunkan kepadanya untuk memperingatkannya akan azab akhirat yang akan ditimpakan kepada orang-orang yang mengingkari Rasul yang diutus kepada mereka. Alquran berisi pelajaran dan petunjuk yang menunjukkan jalan menuju kebahagiaan abadi.

Pada ayat yang lain dinyatakan pula sikap orang-orang musyrik itu terhadap Alquran.

Allah SWT berfirman:
وقال الذين كفروا إن هذا إلا إفك افتراه وأعانه عليه قوم آخرون
Dan orang-orang kafir berkata: "Alquran ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad, dan dia dibantu oleh kaum yang lain".
(QS. Al Furqan [25]:4)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Tetapi mengapa) (mereka mengatakan, "Dia mengada-adakannya") yakni Muhammad? Tidak (sebenarnya Alquran itu adalah kebenaran yang datang dari Rabbmu, agar kamu memberi peringatan) dengan Alquran itu (kepada kaum yang belum) huruf maa bermakna nafi atau negatif (datang kepada mereka orang yang memberi peringatan sebelum kamu; mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk) dengan peringatanmu itu.
««•»»
Or do they say, ‘He, Muhammad (s), has invented it’? Nay, but it is the truth from your Lord, that you may warn, thereby, a people to whom no warner came before you (mā is for negation) that perhaps they may find [right] guidance, by your warning.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 2][AYAT 4]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
3of34
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=32&tAyahNo=3&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#32:3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar